Sedang Tren Kembali ke Masa Lalu

"Masa lalu biarlah masa lalu ..." kurang lebih ini adalah sebagian dari lirik lagu Inul Daratista (hasil dari keseringan nonton acara dangdut Ind*siar). Tapi dari lirik itu bisa kita ambil makna bahwa masa lalu yang sudah dilalui akan menjadi sebuah kenangan masa silam yang tidak perlu kita ungkit-ungkit, terutama jika masa lalu yang dimaksud adalah masa yang kelam atau moment-moment yang tidak dikehendaki maka cukup lah dijadikan sebuah pelajaran berharga. Namun apa yang terjadi jika masa lalu yang telah terlewat adalah masa-masa yang menyenangkan atau moment-moment bersejarah atau mungkin kejadian-kejadian yang sangat membekas dan sangat berkesan? Biasanya hal-hal yang membekas secara positif akan selalu dikenang, disimpan, dan bahkan ingin dirasakan kembali, contoh sederhananya adalah pernikahan dimana tiap pasangan pasti ingin selalu membangkitkan memori indah tersebut melalui acara ulang tahun pernikahan perak dan emas, contoh lainnya adalah reuni sekolah dimana para almamater berkumpul bersama untuk mengenang masa sekolah dulu dan tentunya untuk terus menyambung silaturahmi, dan masih banyak contoh lainnya.

Budaya-budaya seperti ulang tahun pernikahan, reuni almamater dan aktivitas-aktivitas lainnya yang berkaitan dengan masa lalu sejatinya sudah ada sejak zaman dahulu, tapi tahukah Anda bahwa saat ini 'sindrom' kembali ke masa lalu sedang musim alias menjadi tren, 'sindrom' kembali ke masa lalu ini sedang menguat terutama karena media dan komunikasi yang makin canggih dan mudah sehingga sangat terfasilitasi. Beberapa contohnya diantaranya meledaknya buku-buku tentang hal populer di masa lampau seperti buku generasi 90-an, larisnya acara musik tahun 70 atau 80an Golden Memories (mirip acara tembang kenangan), ditayangkannya kembali acara-acara TV dekade yang lalu bahkan beberapa diantaranya di remake lagi seperti sinetron Jinny oh Jinny, Tuyul dan Mbak Yul, Catatan si Boy yang ngehits di eranya, termasuk juka film Warkop DKI reborn (asalkan jangan sinteron Tersanjung reborn), untuk film juga terjadi di Amerika yakni di remakenya beberapa film seperti Jumanji yang laris di tahun 1990an, bahkan serial Power Rangers yang menjadi superhero wajib semua anak 1990an dibuat lagi filmnya.

Ada lagi contoh-contoh 'sindrom' kembali ke masa lalu lainnya seperti merebaknya bisnis jajanan jadul terutama jajanan tahun 1990an, ada juga merebaknya meme-meme yang bunyinya kurang lebih "jika waktu kecil lo suka .... maka masa kecil lo terselamatkan" yang sebenarnya juga merupakan bentuk recall memori ke masa lalu terutama masa kecil. Dalam hal desain juga saat ini banyak desain-desain aksesories atau fashion yang mengambil tema-tema atau karakter-karakter di masa kecil yang saat ini sudah tidak booming seperti casing-casing iPh*ne yang bergambar Doraemon, Mario Bros, Pacman dan lain-lain yang anak kecil sekarang bahkan tidak banyak yang kenal. Media sosial juga tak ketinggalan dengan tren 'sindrom' masa lalu ini, Facebook adalah salah satu yang sedang gencar mengaktifkan fungsi menampilkan status-staus di masa lalu dari timeline sebelumnya yang kadang-kadang berguna, kadang-kadang menggelikan, dan kadang-kadang menggangu karena diingatkan status-status alay yang pernah diupdate.

Satu lagi contoh yang sedang booming adalah game Pokemon GO yang merupakan game canggih berbasis karakter Pokemon generasi pertama di tahun 1990an, ya lagi-lagi tahun 1990an, mungkin anak 1990an merupakan generasi yang paling tidak bisa move-on. Di iklan Pokemon GO terlihat orang-orang yang bermain game ini adalah orang dewasa yang umurnya kurang lebih sama dengan umur dewasa dari anak-anak 1990an saat Pokemon pertama kali merebak. Jadi tidak aneh jika mungkin Pokemon GO memang didesain untuk meremake game masa lalu dengan target utama anak-anak 1990an yang sudah dewasa.

Pertanyaan yang muncul adalah, kenapa harus ada tren kembali ke masa lalu? dan apakah tren ini hanya sementara? Mungkin pertanyaan ini sulit dijawab karena tiap generasi seperti generasi X, Y, dan Z mempunyai karakteristiknya masing-masing dan mempunyai budaya populer yang khas di masing-masing era, tapi yang pasti memang ada kenikmatan dan keasyikan tersendiri ketika mengenang memori atau masa lalu apalagi jika ada beberapa hal dari masa lalu yang bisa diwujudkan lagi di masa ini tentunya dalam bentuk yang berbeda.

 
Buku yang sangat meledak di pasaran yang berisi hal-hal populer di 1990an

 
Acara tembang kenangan versi kekinian

Film komedi legendaris Indonesia yang diremake

Film Power Rangers yang diangkat dari superhero 1990an

Toko yang menjual jajanan dan mainan jadul

Contoh meme yang membangkitkan kenangan masa kecil

 Contoh desain yang menggunakan tema jadul tapi dengan style kekinian

 Pokemon generasi pertama di 1990an yang ada di Pokemon GO saat ini

Postingan terkait: