7 Alasan Mengapa Purwokerto Berpotensi Menjadi Destinasi Wisata Unggulan

Purwokerto adalah salah satu kota sedang yang terletak di Jawa Tengah bagian barat. Kota yang terkenal sebagai pusat dari budaya Banyumasan ini mungkin belum banyak dikenal masyarakat sebagai tujuan pariwisata dalam skala nasional dan masih kalah popularitas dibandingkan kota-kota atau destinasi wisata lain di wilayahnya seperti Yogyakarta, Surakarta, atau Dieng. Namun sejatinya kota yang sempat masuk dalam nominasi calon lokasi ibu kota pemerintahan Indonesia pengganti Jakarta ini memiliki banyak potensi yang bisa dioptimalkan terutama potensi untuk menjadi destinasi wisata unggulan. Berikut ini adalah alasan mengapa Purwokerto dan juga wilah sekitarnya di Banyumas sangat berpotensi untuk menjadi tujuan utama para wisatawan.

1. Purwokerto dan wilayah sekitarnya memiliki bentang alam yang sangat menakjubkan
Purwokerto terletak diantara Gunung tertinggi di Jawa Tengah yakni Gunung Slamet dan lembah sungai tercantik di Jawa yakni Sungai Serayu. Dari deskripsi lokasi ini sudah bisa dibayangkan betapa menakjubkannya bumi Purwokerto dan Banyumas. Di kaki Gunung Slamet terdapat berbagai macam lokasi yang cantik salah satunya adalah Baturraden yang sudah sangat terkenal, namun tidak hanya itu, ada juga pemandian air panas, telaga, hutan wisata, kebun raya yang sedang dikembangkan dan yang sedang naik daun adalah berbagai curug atau air terjun yang banyak sekali ditemukan di kaki gunung slamet dan pegunungan di sekitarnya yang membuat Banyumas memiliki sebutan 'negeri seribu curug'. Beberapa air terjun ini masih alami dan sangat spektakuler. Hawanya yang sangat sejuk dan natural serta suasana yang sangat hijau penuh dengan flora juga menjadi karaktersitik wilayah ini, tak aneh karena wilayah ini khususnya Baturraden adalah wilayah dengan curah hujan tertinggi di Indonesia, mencapai 7,069 mm/tahun. Selain pegunungan, ada juga bentang alam sungai serayu yang indah beserta bukit-bukit di sekitarnya, kita bisa menikmati perbukitan hijau seperti di Swiss. Belum lagi sawah-sawah yang hijau nan alami karena tanah disini adalah tanah yang sangat subur, bagi yang suka naik kereta lewat Purwokerto pasti pernah melihat indahnya persawahan berbukit-bukit di sepanjang jalur Bumiayu dan Purwokerto. Tidak jauh dari Banyumas juga terdapat wisata kebun teh Kaligua di Paguyangan atau kebun stroberi di Purbalingga yang lokasinya sangat dekat.

Telaga Sunyi

Curug Nangga yang Bertingkat-tingkat

Kebun Raya

Hutan Wisata

Peternakan Sapi di Kaki Gunung Slamet

Kebun Stroberi di Kaki Gunung Slamet

Persawahan yang Berbukit-bukit

View Kaki Gunung Slamet
  
Sungai Serayu

Sungai Serayu dan Perbukitan Disekitarnya

2. Purwokerto dan wilayah sekitarnya di Banyumas memiliki akar budaya multikultur Pulau Jawa
Selain alam, Purwokerto memiliki keunikan budaya. Purwokerto dan sekitarnya terkenal dengan Budaya Banyumasan atau sering dikenal dengan istilah ngapak. Tapi tahukah Anda, karena lokasinya yang berada di provinsi Jawa Tengah dan hubungan sejarah dengan Kerajaan Mataram dan Kasunanan Surakarta, budaya yang ada di Banyumas telah mendapatkan banyak pengaruh dari budaya Jawa. Tak heran jika Bahasa dan Budaya Jawa juga terasa cukup kental di wilayah ini. Namun tahukah Anda, karena pada zaman dahulu wilayah ini merupakan bagian dari kerajaan di wilayah Sunda dan bertetangga dengan wilayah Sunda maka budaya Sunda juga masih ditemukan di wilayah ini, bahkan banyak sekali nama-nama tempat di Purwokerto dan sekitarnya yang berbau Sunda. Ada pula yang berpendapat bahwa budaya Banyumas sebenarnya adalah akar dari budaya Sunda kuno dan Jawa kuno, yang kemudian budaya Sunda berkembang sendiri dengan Kerajaan Tarumanegara dan Pajajaran di wilayah barat Pulau Jawa dan kemudian budaya Jawa berkembang sendiri dengan Kerajaan Mataram Kuno dan Majapahit.di wilayah timur Pulau Jawa. Intinya wilayah Banyumas bisa disebut sebagai wilayah yang berbudaya unik di Pulau Jawa karena percampuran budaya-budaya utama yakni budaya Jawa dan Sunda. Jika Malaysia memiliki slogan 'Truly Asia' maka Purwokerto dan sekitarnya bisa saja memiliki slogan 'Truly Java'. Tak hanya itu, wilayah Purwokerto dan sekitarnya juga mendapat pengaruh dari Tionghoa. Semua budaya-budaya ini yakni Jawa, Sunda, Tionghoa kini telah menjadi identitas Budaya Banyumasan. Keunikan budaya ini bisa menjadi pengalaman yang menyegarkan bagi wisatawan.

3. Purwokerto dan wilayah sekitarnya di Banyumas memiliki berbagai macam keunikan mulai dari sejarah sampai cita rasa kuliner
Purwokerto dan sekitarnya memiliki berbagai keunikan diantaranya julukan Prussia van Java atau negeri para kesatria karena banyak pejuang terkenal yang berasal dari daerah ini, beberapa diantaranya adalah dua pejuang nasional yang namanya diabadikan menjadi nama Jalan utama di seantero Indonesia yakni Jendral Soedirman dan Gatot Soebroto. Dari segi sosial wilayah ini memiliki karakter cablaka atau blakasuta yakni karakter khas masyarakat Banyumasan yang bermakna berterus terang/apa adanya/apa mestinya/tanpa basa basi/blak-blakan. Dalam hal mengungkapkan sesuatu termasuk mengritik, masyarakat Banyumasan selalu melakukannya dengan terbuka tapi dengan cara tidak membuat sakit yang dikritik dan umumnya diungkapkan dengan nada humor bahkan mengarah ke seronok sehingga dapat tetap menjaga suasana baik, hal ini pasti Anda rasakan kita berkunjung ke Purwokerto dan sekitarnya. Dari segi makanan, Purwokerto dan sekitarnya memiliki kuliner unik dengan karakter makanan yang gurih dan lezat seperti mendoan, soto sokaraja, kraca, dage, klanting, keripik, ada pula yang manis seperti getuk sokaraja, cimplung, nopia, dan jenang jaket. Selain itu ada pula keunikan-keunikan lain seperti wisata sejarah bank pertama di Indonesia, batik khas Banyumas dan sebagainya.

4. Purwokerto dan wilayah sekitarnya di Banyumas memiliki lokasi yang strategis dan memiliki kemudahan akses transportasi
Wilayah Purwokerto dan sekitarnya sangatlah strategis, jika dilihat di peta kurang lebih letaknya adalah pertemuan persilangan Jakarta, Bandung, Semarang dan Yogyakarta, tak heran jika dilihat di peta, wilayah ini memiliki jumlah ruas dan percabangan jalan nasional yang paling banyak. Walaupun di wilayah ini belum memiliki bandara yang besar, namun untuk jalan darat wilayah ini adalah titik persilangan kota-kota di Jawa terutama antara jalur Jakarta-Yogyakarta dan Bandung-Yogyakarta. Begitu pula dengan jalur kereta api, Purwokerto memiliki kereta api dengan tujuan mana pun di Pulau Jawa mulai dari Jakarta (bisa pilih via utara maupun selatan), Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surakarta, Cilacap, Surabaya, Malang, bahkan Jember dan Merak, mungkin hal ini hanya dimiliki oleh stasiun Purwokerto saja. Bahkan jalur ke Wonosobo akan diaktifkan kembali. Untuk kendaraan lainnya Purwokerto memiliki terminal bus besar dengan bus tujuan kemana saja, terminal bus ini diklaim sebagai terminal yang paling humanis dan paling unik, di terminal ini sering dimasukkan unsur-unsur seni atau pop misalnya lampu payung warna-warni, taman lalu lintas dan yang terkini adalah tempat selfie bak Singapore. Karena lokasinya yang strategis kota ini bisa menjadi bagian dari rangkaian wisata baik itu ke arah timut seperti Yogyakarta, Dieng, Semarang atau ke arah barat seperti ke Jawa Barat dan Jakarta.

Jalan Nasional di Jawa Tengah

Stasiun Besar Purwokerto

5. Purwokerto dan wilayah sekitarnya di Banyumas memiliki sarana dan fasilitas yang sangat mumpuni
Purwokerto dan wilayah sekitarnya merupakan kota dengan sarana dan fasilitas yang cukup maju mulai dari stasiun besar, terminal besar, berbagai macam bank, berbagai macam perguruan tinggi, pusat perbelanjaan, pusat hiburan, rumah sakit besar, sarana olahraga, taman-taman dan hotel-hotel berbintang yang kini sedang berkembang. Untuk ukuran kabupaten bahkan fasilitas di wilayah ini sudah melebihi level kotamadya. Purwokerto sendiri merupakan salah satu kota yang paling nyaman dan layak huni di Pulau Jawa karena udaranya yang masih asri namun memiliki fasilitas yang sangat mumpuni. Untuk daerah wisata tidak ada hal yang lebih penting dari 'kenyamanan' dan fasilitas yang oke.

Salah Satu Hotel di Purwokerto

6. Purwokerto dan wilayah sekitarnya di Banyumas memiliki aktivitas ekonomi yang sedang bergeliat
Gubernur Jawa Tengah mengatakan bahwa Purwokerto, ibu kota Kabupaten Banyumas, merupakan pusat pertumbuhan ekonomi baru. Aktivitas ekonomi di wilayah ini sedang bergeliat. Pembangunan infrastruktur juga sedang banyak dilakukan di wilayah ini. Dari segi konsumsi bahkan wilayah ini sempat mencatat sebagai wilayah dengan kenaikan biaya hidup tertinggi se-Indonesia. Dengan aktivitas ekonomi yang sedang menggeliat ini tak heran jika pertumbuhan bisnis di berbagai sektor juga sedang terjadi dan salah satunya adalah sektor pariwisata. Apalagi masih banyak lokasi pariwisaata di Purwokerto dan sekitarnya yang masih belum tergali dan membutuhkan investasi.

Pembangunan Mal & Hotel di Purwokerto

7. Purwokerto dan wilayah sekitarnya di Banyumas memiliki sumber daya manusia yang sangat unggul dan berlimpah
Pertumbuhan industri dan bisnis akan terhambat jika tidak dibarengi dengan ketersediaannya sumber daya manusia yang memadai. Namun tak perlu khawatir karena Purwokerto dan sekitarnya memiliki banyak sumber daya manusia dan memiliki karakter yang kerja keras dan terampil, untuk background pendidikannya pun tidak kalah karena wilayah ini memiliki banyak sekolah dan perguruan tinggi yang memiliki berbagai macam jurusan dan siap terjun ke dunia kerja, bahkan untuk pariwisata Purwokerto memiliki akademi Pariwisata sendiri.

Postingan terkait: