Bekerja Sesuai Passion, Apakah Efektif?

Saat ini banyak sekali montivator-motivator atau quote-quote dari orang ternama yang menyarankan agar memilih pekerjaanya sesuai passion. Tujuannya agar kita lebih semangat secara alami (terpacu) untuk bekerja dan hasilnya pun juga akan lebih baik. Saya termasuk orang yang menerapkan itu dan saat itu percaya sekali dengan hal ini. Setelah saya jalani saya mulai mendapat beberapa jawaban dari keefektifan 'metode' bekerja sesuai passion ini.


1. Bekerja sesuai passion betul-betul memacu saya untuk bekerja dengan giat tanpa harus disuruh atau ditekan

Memang betul bahwa jika kita bekerja sesuai passion kita maka kita akan lebih semangat dalam bekerja dan hasilnya pun memuaskan. Kebosanan di tempat kerja juga dapat diminimalkan dan kita bisa fokus ke visi yang akan dicapai. Ide-ide dan kreatifitas saat bekerja pun dapat lebih mudah diperoleh (mudah mendapatkan inspirasi) sehingga performa dapat meningkat.

2. Bekerja sesuai passion baik bagi mental kita karena kita bisa bekerja dengan lebih ikhlas

Saya tidak pernah memperkirakan sebelumnya bahwa jika bekerja sesuai passion maka dapat bekerja dengan lebih ikhlas, ini artinya tidak banyak menuntut seperti kenaikan pendapatan, kenaikan benefit, tuntutan uang lembur dsb. Saya merasa dengan bekerja sesuai passion sudah bisa mengisi sebagian besar kebutuhan jiwa saya sehingga saat bekerja pun lebih tulus.

3. Dalam beberapa hal saya betul-betul tidak bisa membedakan apakah saya ini sedang bekerja atau tidak

Ini juga unik, seringkali saat bekerja saya merasa sedang tidak bekerja karena terasa mengalir begitu saja. Seperti menjalankan kegemaran atau hobi. Bekerja jadi 'tidak seperti bekerja'. Di tiap weekend saya sering bertanya "apa sih yang sudah saya kerjakan seminggu ini? saya merasa sedikit kerja", namun setelah saya list saya sudah banyak sekali melakukan dan menyelesaikan banyak pekerjaan di minggu itu.

4. Kehidupan pribadi sempat terganggu

Saya adalah orang yang workaholic apalagi pekerjaan saya sesuai dengan passion, akibatnya diluar jam kerja pun saya sering melakukan hal-hal yang masih berkaitan dengan pekerjaan. Saking nafsunya kepada bidang pekerjaan saya sering kupa waktu, akibatnya beberapa kali saya sering lupa menghubungi orang tua, pacar, dan kerabat lain. Hal ini harus benar-benar dikontrol supaya kehidupan pribadi dan pekerjaan bisa seimbang.

5. Passion ternyata dapat berkembang

Ini juga menarik, ternyata passion dapat berkembang. Saya menemukan passion-passion lain dari pekerjaan saya dan passion-passion ini sangat membantu pekerjaan saya. Sepertinya pencarian passion adalah proses seumur hidup yang tidak ada batasnya.

6. Akan tetap ditemui masalah-masalah seperti target, deadline, dan keputusan selama masih kerja untuk orang lain

Yang terakhir ini yang paling utama. Ternyata walaupun kita sudah bekerja di bidang yang sesuai passion kita namun selama masih bekerja ke orang lain tetap akan ditemui masalah-masalah seperti target, deadline, dan keputusan yang bertentangan dengan diri. Ini karena ada atasan atau corporate untuk yang bekerja di perushaan besar. Jadi jangan berharap jika sudah bekerja di bidang passion kita maka kita akan bahagia selama-lamanya terutama jika bekerja ke orang lain. Kalau mau bebas buat bisnis sendiri saja walaupun saya tidak yakin seberapa besar tantangan yang dihadapi jika memulai bisnis dibanding kerja ke orang lain.

Jadi kesimpulannya, Jika bekerja sesuai passion tetap akan ditemukan hambatan-hambatan dalam bekerja, jangan bayangkan jika bekerja sesuai passion Anda akan seperti hidup di Surga. Namun manfaat yang akan diperoleh jika bekerja sesuai passion memang sungguh sangat besar. Yang dikatakan motivator-motivator itu sungguh benar-benar nyata dan efektif. Karena itu bagi Anda-anda yang belum mengejar passion, kejarlah sekarang juga.

Passion itu seperti cinta, harus dikejar :)

Postingan terkait: